Kita semua mempunyai
bagian dalam diri kita yang perlu diperbaiki, tetapi selama kita terus maju,
bangun setiap hari dan melakukan yang terbaik dari kita, kita bisa memastikan
bahwa Tuhan disenangkan karena kita. Ia mungkin tidak suka pada setiap
keputusan yang kita buat, tetapi Ia sungguh mengasihi kita. Ini sulit untuk
dipercaya oleh beberapa orang, tetapi Tuhan ingin kita merasa nyaman dengan
diri kita sendiri. Ia ingin kita merasa aman dan mempunyai citra diri yang
sehat, tetapi begitu banyak orang memusatkan perhatian pada kesalahan dan
kelemahan mereka. Saat mereka membuat kesalahan, mereka bersikap sangat kritis
pada diri mereka sendiri.
Ketahuilah bahwa Tuhan
tahu Anda tidak akan menjadi sempurna. Ia tahu bahwa Anda akan mempunyai
kelemahan, dan keinginan yang salah. Ia tahu semua itu sebelum Anda dilahirkan
dan Ia tetap mengasihi Anda.
Salah satu hal terburuk
yang bisa Anda lakukan adalah menjalani kehidupan dengan menentang diri Anda
sendiri. Banyak orang mengalami suatu peperangan dalam diri mereka sendiri.
Mereka benar-benar tidak menyukai siapa mereka sebenarnya. “Yah, aku memang
lamban, aku tidak disiplin, aku tidak menarik, dan aku tidak sepandai orang lain.”
Mereka memusatkan perhatian pada kelemahan mereka, dengan tidak menyadari bahwa
introspeksi negatif ini adalah akar dari penyebab kesukaran mereka. Mereka
tidak bisa menyesuaikan diri dalam hubungan, mereka merasa tidak aman, mereka
tidak menikmati kehidupan mereka, dan sebagian besar disebabkan mereka tidak
berdamai dengan diri mereka sendiri.
Pahamilah, Anda tidak
bisa memberikan apa yang Anda tidak miliki. Jika Anda tidak mengasihi diri Anda
sendiri, Anda tidak akan mampu mengasihi orang lain. Itulah sebabnya mengapa
begitu penting bagi Anda untuk merasa nyaman dengan siapa Anda sebenarnya. Di
lain pihak, jika Anda mau mengakui bahwa Tuhan memang sedang bekerja dalam diri
Anda, dan walaupun Anda mempunyai cacat dan kelemahan, Anda bisa belajar untuk
menerima diri Anda sendiri, maka Anda bisa memberikan kasih itu dan mempunyai
hubungan yang sehat.
Tuhan berkenan atas
Anda dan menerima Anda. Tidak dikatakan bahwa Tuhan berkenan atas Anda selama
Anda menjalani kehidupan yang sempurna. Tidak, dikatakan bahwa Tuhan berkenan
atas Anda tanpa syarat, sebagaimana adanya Anda. Terus terang saja, itu bukan
disebabkan oleh apa yang Anda miliki atau tidak miliki; Tuhan mengasihi Anda
karena siapa Anda sebenarnya dan karena siapa Ia sebenarnya. Tuhan adalah
kasih. Jika Tuhan berkenan atas hidup Anda, mengapa Anda tidak mulai berkenan
atas diri Anda sendiri? Buanglah rasa bersalah, penghakiman, rasa tidak layak,
dan perasaan bahwa Anda tidak cukup baik, dan mulailah merasa nyaman dengan
siapa Anda sebenarnya.

0 comments:
Post a Comment